BREAKING NEWS
Search

Brigadir Jenderal Ali Murtopo, Sang Arsitek Penentu Kemenangan Indonesia di PEPERA (Referendum) 1969 di Papua.


Murtopo dan Dunia Intelijen Indonesia. (Download http://www.puspita.depkeu.go.id/IMAGECONTENT/BOOKCOVER/20111116095645_02.jpg)
Foto Peserta PEPERA di Kabupaten Fakfak. (Sumber: Depen RI, Capture by John Anari)

Ali Murtopo. (Download http://mamendo.blogspot.com/2013/02/ali-moertopo-sang-arsitek.html)



Lebih jauh tentang PEPERA bisa dibaca pada link:    http://oppb.webs.com/apps/blog/show/1589240-kajian-pelaksaan-pepera-1969
 
Oleh:John Anari


Ali Moertopo dilahirkan di Blora, Jawa Tengah, 23 September 1924. Sebagai tangan kanan penguasa Orde Baru, Soeharto, beberapa jabatan mentereng di dunia militer, intelijen, dan pemerintahan pernah dipegangnya, yaitu; Deputi Kepala Operasi Khusus (1969-1974), Wakil Kepala Bidang Intelijen Negara (1974-1978), Penasihat Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) Golkar, dan Menteri Penerangan RI (1978-1983).

Beliau menjabat sebagai Komandan Operasi Khusus (OPSUS) dibawah Komando Strategi Angkatan Darat (KOSTRAD) untuk merebut Malaysia pada tahun 1965 namum gagal makanya dialihkan melakukan OPSUS ke Papua Barat agar memenangkan Penentuan Pendapat Rakyat (PEPERA) yang akan dilaksanakan pada tahun 1969. Berapa para Tokoh Papua diajak ke Jakarta pada Tahun 1964 untuk dipaksakan menanda-tangani Petisi Penolakan PEPERA dibatalkan dan mendesak Papua bagian Integral dari NKRI.

Persiapan untuk memenangkan PEPERA atau Referendum di Papua Barat dipersiapkan Ali Murtopo dari tahun 1964 - 1969. Dengan berdasarkan Perjanjian Roma tanggal 30 September 1962 bahwa PEPERA dilaksanakan berdasarkan Sistem Musyawarah dan tidak Berdasarkan Perjanjian New York yang ditanda-tangani 15 Agustus 1962 di Markas Besar PBB melalui Penetapan Resolusi 1752 maka dibentuklah Anggota Dewan Musyawarah PEPERA (DMP) yang terdiri dari 600an Orang Indonesia yang berasal dari Maluku dan 400an Orang Asli Papua. DMP dibentuk tanpa Konsultasi dengan seluruh Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di Tanah Papua tetapi hanya dilakukan Musyawarah dengan Anggota DPRD di Jayapura saja lalu dibentuklah suatu Dewan PEPERA yang Anggotanya ditunjuk langsung oleh OPSUS.

Anggota DMP ini digembleng dan ditampung di Markas Militer di Ifar Gunung, Jayapura dan dibawah ke Jakarta untuk berfoya-foya dengan pesta-pora mabuk-mabukan dan Wanita Penghibur. Menurut pengakuan peserta PEPERA asal Papua Ali Murtopo berkata bahwa "Jakarta sama sekali tidak tertarik dengan orang papua tetapi hanya tertarik dengan kekayaan alamnya saja, jika kalian inginkan kemerdekaan maka sebaiknya kalian minta ke tuhan kalian untuk menaruh pulau kosong di pasifik agar kalian tinggal atau menyurati amerika membawa kalian ke bulan"

 Beliau wafat pada usia ke-60





nanomag

Media Online Kabar Mapega adalah salah situs media online yang mengkaji berita-berita seputar tanah Papua dan Papua barat secara beragam dan berimbang.


0 thoughts on “Brigadir Jenderal Ali Murtopo, Sang Arsitek Penentu Kemenangan Indonesia di PEPERA (Referendum) 1969 di Papua.