BREAKING NEWS
Search

Aktivis Papua Perlu Meneladani Kehidupan Tuhan Yesus

Foto: Dok, Prib Emiliano K. Y/KM
Oleh: Emiliano Yumte

OPINI, KABARMAPEGAA.COM - Banyak aktivis yang memperjuangkan nilai kebenaran dan keadilan; dan kadang mereka belum pernah ke gereja, namun yang menjadi pertanyaan bahwa, apakah mereka patut di katakan kafir atau pemalas kah tidak?

Aktifis pantas dikatakan Tuhan Yesus ke dua di dunia ini, megapa karena mereka telah mempraktek dan memperjuangkan nilai kebenaran dan keadilan sesuai dengan sejarah perjuangan yang ada, sampai mereka dibunuh, dibantah dan disiksa, diintimidasi, diteror, dianiaya dan perbagai penindasan bahkan penjajahan yang dilakukan oleh para pemikir gelap, padahal mereka telah meneladani perjuanganny, sama seperti perjuangan Yesus yang dimana dia rela berkorban bahkan mati di kayu salib karena umat manusia di dunia ini. Zaman sekarang dan terlebih khususnya di tanah Papua.

Gereja hanyalah sebagai nama dan simbol karena praktik atau kejar kejahatan dan kubur bukan kebenaran, lebih baik tak beragama, tapi ber-Tuhan daripada beragam tapi tak ber-Tuhan.

Agama merupakan pisau bermata dua. Bisa digunakan sebagai membelah apel atau untuk menusuk perut orang, tergantung siapa yang menggunakannya.

Di tangan kaum borjuis, agama tak ubahnya obat bius yang disuntikkan ke tubuh kaum proletar untuk mengurangi rasa sakit dan pedihnya penghinaan dan penghisapan yang menimpa diri mereka. Dengan demikian, agama menjadi salah satu instrumen penghisapan dan penindasan paling efektif selain negara.

Sebab, lebih baik menderita karena berbuat baik, jika hal itu dikehendaki Allah, dari pada menderita karena berbuat jahat Sebab, juga Kristus telah mati sekali untuk segala dosa kita. Ia yang benar untuk orang-orang yang tidak benar, supaya Ia membawa kita kepada Allah; Ia, yang telah dibunuh dalam keadaanNya sebagai manusia, tetapi yang telah dibangkitkan menurut Roh, (1Ptr 3:17-18).

* Penulis adalah Aktivis Papua, Tinggal di Papua

Editor: Muyepimo P



nanomag

Media Online Kabar Mapega adalah salah situs media online yang mengkaji berita-berita seputar tanah Papua dan Papua barat secara beragam dan berimbang.


0 thoughts on “Aktivis Papua Perlu Meneladani Kehidupan Tuhan Yesus