BREAKING NEWS
Search

Hingga Tahun Ke-Empat, Tak Resmikan Asrama Mahasiswa Deiyai di Nabire

Foto :Asrama Mahasiswa Deiyai di Nabire (DK doc).
Nabire (KM) -- Hingga kini tahun ke-empat tidak ada tanda - tanda peresmian setelah berdirinya Asrama bagi mahasiswa - mahasiswi asal Deiyai di kota study Nabire, melalui Forum FKM -KD mempertanyakan janji pemerintah daerah atas penundaan peresmian asrama mahasiswa aset milik Kab. Deiyai itu. 



Dubertus Koto Sekertaris Forum Komunikasi Mahasiswa Kabupaten Deiyai (FKM_KD) Nabire membeberkan pendugaan adanya alasan penundaan peresmian ini, karena melanggar nota perjanjian antara pemilik lokasi asrama dan Pemerintah Daerah Deiyai.


Dalam perjanjian nota kesepakatan, pihak pemilik lokasi meminta setiap kali perekrutan calon pegawai negeri sipil (CPNS) diterima seorang dari kelurga mereka, permintaan ini disetujui oleh pihak pemerintah. 

Menurut koto, pemerintah melanggar nota perjanjian tersebut, pada perekrutan CPNS yang telah di umumkan tahun 2015 ini, seorang keluarga pemilik lokasi tidak direkrut menjadi CPNS tetap, ini pendugaan tertundanya peresmian asrama mahasiswa  milik aset Pemerintah Deiyai.

Pada pertemuan Forum (FKM-KD) memprotes motto Kabupaten Deiyai yaitu ‘’Dou (Melihat), Gai (Berfikir) lalu Ekowai (bekerja/memulai)‘’.  Untuk apa ada  motto seperti ini, hanya ada banyak janji - janji diberengi penipuan.

Menurut Forum FKM-KD ke-tiga kata ini memiliki arti serta makna yang paling dalam dan luas serta filosofi yang digunakan Meeuwo untuk menyelesaikan sebuah persoalan besar, sedangkan hal kecil ini menunda - nunda hingga tahun ke empat, (tegasnya melalui perss release yang diterima www.kabarmapega.com, Rabu, (14 Juli 201). 

Dengan nada kesal banyak mahasiswa dan mahasiswi mengusulkan untuk membakar asrama yang mereka huni ini, karena banyak alasan terutama pembiayaan listrik mencapai jutaan rupiah. Siapa yang akan menanggung jawab soal biaya penerangan ini, sedangkan asrama ini milik aset Kabupaten Deiyai . (tambahnya).

Forum mahasiswa itu pula, kurang lebih tiga kali telah menggantikan panitia peresmian, kami juga melakukan berbagai upaya untuk asrama harus di resmikan akan tetapi pihak pemerintah setempat kurang responnya. (ungkapnya).

Kepala Bidang Aset Daerah Kabupaten Deiyai dihubungi pesan singkat melalui handphone selular untuk meminta tanggapan atas penundaan peresmian asrama di Nabire,namun tidak ada pembalasan pesan balik. 

Semoga saja, pemerintah daerah segera mengatasi keluhan mahasiswa asal Deiyai di Nabire dan tidak menjadi beban bagi mahasiswa akan tetapi asrama dijadikan tempat belajar mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) handal, kreatif serta inovatif hari esok. (Marinus Gobai).   




nanomag

Media Online Kabar Mapega adalah salah situs media online yang mengkaji berita-berita seputar tanah Papua dan Papua barat secara beragam dan berimbang.


0 thoughts on “Hingga Tahun Ke-Empat, Tak Resmikan Asrama Mahasiswa Deiyai di Nabire