BREAKING NEWS
Search

Hargai Pendapat Orang lain adalah Kebebasan diri dari “KESOMBONGAN”



Oleh : Gobai Anselmus
 
ilustrasi : loksi for @google.

Dalam hidup kita sehari hari, selalu mendengarkan kata sombong, bahkan kita sendiri yang memperakterkah  dalam hidup kita sehari hari, sehingga kata sombong itu sendiri merupakan suatu sikap dimana  seseorang memuji muji diri, dan merasa bahwa kami yang lebih hebat dari orang lain. Misalnya , Harga diri yang berlebihan; perasaan unggul yang tidak masuk akal sehubungan dengan bakat, kecantikan, kekayaan, jabatan, dan lain-lain yang seseorang miliki; perilaku atau perlakuan yang merendahkan orang lain; sikap menghina atau arogan; pembawaan yang angkuh. Kata-kata dalam bahasa-bahasa aslinya bisa memiliki konotasi positif, yaitu kebanggaan, yang adalah perasaan senang atau besar hati yang timbul karena seseorang melakukan atau memiliki sesuatu. Beberapa sinonim kesombongan adalah egoisme, arogansi, keangkuhan.

Orang yang  sombong  memiliki kebiasaan atau ciri-ciri, diantaranya, orang yang malas belajar dan bekerja, tidak mau berusaha, tidak terlalu banyak ilmu yang dimiliki, Namun tong kosong nyaring berbunyi, seolah- olah  menjadi orang jenius, pelit untuk membagi ilmu, dan tidak mau menghargai pendapat orang lain,  merasa bahwa pendapat saya itu yang benar. sehingga dengan kesombongan diri, dia  merasa bahwa dunia ini miliknya dan  tak  suka berlajar bersama  dan berusaha dari  orang yang lebih pintar dari dia, sifat –sifat ini yang terjadi dalam kehidup sehari hari. 

Pada hal Tuhan Pencipta semesta, telah menciptakan kita manusia sebagai makluk sosia yang paling unik,kita saling melengkapi (komplementer)  satu dengan yang lain, dari sisi kekurangan kekurangan kami, serta membagi kelebihan kelebihan kami  miliki kepada  Sesama,  saling mencintai dan menghargai, antara sesama manusia  dengan apa adanya, bukan dilihat dari latar belakang seseorang , melainkan dilihat melalui hati nurani serta perasaan yang dimiliki seseorang tersebut.

Hal hal seperti itulah yang kita lakukan dalam hidup kita sehari hari, saat saat kita tidak peduli sama orang lain, serta tidak mau menghargai pendapat orang, maunya diri kita yang merasa benar pintar, berkuasa ,dari pendapat orang lain dan, yang lain akan diremekah atau di jatuhkan. Sebagaimana yang saya telah jelaskan diatas.

Maka dari penulis buat pembaca www.Kabarmapegaa,com bahwa kita sebagai manusia makluk yang paling mulia, kita selalu membutukan orang lain, kita saling menghargai, mencintai dan mengasihi antara sesama manusia seperti dirimu sendiri, dan saling membagi dan membantu orang lain, dalam hal bentuk apapun, dalam suka maupun duka, sehingga terjalin hubungan harmoni dalam hidup kita. Semoga bermanfaat.

Penulis Adalah Mahasiswa Papua yang sedang Kuliah di Yogyakarta


TAG

nanomag

Media Online Kabar Mapega adalah salah situs media online yang mengkaji berita-berita seputar tanah Papua dan Papua barat secara beragam dan berimbang.


0 thoughts on “Hargai Pendapat Orang lain adalah Kebebasan diri dari “KESOMBONGAN”