Karya : Kdp Mabi
Tuhanku..
Andai Dikau lantang berseru
Menyapu bersih dihitam debu
Merobek suara pemimpin palsu,
nan berdusta tiada ragu
Hamba disini menunggu
Titah angkara murka Mu
Menderu..
Di sudut kelam negeri
Kami berdo,a Warga Ubi bakar dan Papeda bakar
Hingga ajal menjemput mati
Abadi..
Wahai para pemimpin bangsa
Kami tak butuh kartu sehat propaganda
Kami tiada ingin kartu pintar rekayasa
Kami tak pinta kartu keluarga sejahtera
Kami muak seribu bahasa
Basa basi peneguk jiwa..
Kami pinta hanya hak warga negara
Dari warisan nenek moyang bersama
Kekayaan alam nan dikau kelola
Secara membabibuta..
Tiada rasa..
Tuhanku..
Hamba masih berseru disini
Menanti satu dari seribu janji janji
Tolonglah jaga nasi kami
Dari para pencuri..
Atas nama peraturan nan Dikau beri
Hulu balang negeri
Para menteri..
Hingga raja tiada berhati
Tuhanku..
Dekaplah kesini
Disisi ajal merenggut mati
Dari sepiring nasi
Tercuri..
Atas nama hukum negeri..
Papua, 21 Juli 2015
Buat Presiden RI "Jokowi"
Tuhanku..
Andai Dikau lantang berseru
Menyapu bersih dihitam debu
Merobek suara pemimpin palsu,
nan berdusta tiada ragu
Hamba disini menunggu
Titah angkara murka Mu
Menderu..
Di sudut kelam negeri
Kami berdo,a Warga Ubi bakar dan Papeda bakar
Hingga ajal menjemput mati
Abadi..
Wahai para pemimpin bangsa
Kami tak butuh kartu sehat propaganda
Kami tiada ingin kartu pintar rekayasa
Kami tak pinta kartu keluarga sejahtera
Kami muak seribu bahasa
Basa basi peneguk jiwa..
Kami pinta hanya hak warga negara
Dari warisan nenek moyang bersama
Kekayaan alam nan dikau kelola
Secara membabibuta..
Tiada rasa..
Tuhanku..
Hamba masih berseru disini
Menanti satu dari seribu janji janji
Tolonglah jaga nasi kami
Dari para pencuri..
Atas nama peraturan nan Dikau beri
Hulu balang negeri
Para menteri..
Hingga raja tiada berhati
Tuhanku..
Dekaplah kesini
Disisi ajal merenggut mati
Dari sepiring nasi
Tercuri..
Atas nama hukum negeri..
Papua, 21 Juli 2015
Buat Presiden RI "Jokowi"
0 thoughts on “Doa Di Sekeping Harap”